Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Piagam Gumi Sasak

Gambar
                                                                                         PIAGAM GUMI SASAK : Bersorak Jati Diri Suku Sasak Ironisnya keadaan budaya yang sudah terkontaminasi membuat hati para budayawan ricuh,riuh, dan resah.Budayawan khawatir hilangnya nilai-nilai yang menjadi jati diri masyarakat sasak yang justru ditelantarkan oleh masyarakatnya sendiri. Melihat realita yang ada, budayawan berkumpul menjadi satu dan mecari cara untuk menyelesaikan dengan mengumpulkan ungkapan-ungkapan,pernyataan-pernyataan yang disampaikan melalui tuli...

tradisi menenun

Gambar
KETERAMPILAN MENENUN, TRADISI KAMI YANG AKAN TERUS ADA Walaupun zaman telah berkembang sedemikian rupa, namun masyarakat dengan warisan tradisi yang kuat semakin sadar akan potensi wisata di daerahnya. tida terkecuali masyarakat desa adat Sade yang merupakan salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Jika mendengar kata "Lombok" pasti yang terbersit di benak yaitu pulau dengan sekian banyak wisata alam dan bahari. Anda jangan salah! Pulau Lombok tidak hanya kaya akan wisata alam dan bahari, tapi wisata budaya juga. Desa adat Sade bisa menjadi contoh yang sempurna. Banyak wisatawan yang berkunjung ke desa tersebut untuk menikmati dan belajar tentang kebudayaan asli suku Sasak. Salah satu kebudayaan yang terus diwariskan tersebut adalah keterampilan menenum. Keterampilan menenun merupakan salah satu kegiatan yang dapat dijumpai di setiap sudut dari Desa Sade. Menurut aturan adat setempat, seorang anak gadis yang sudah berumur 9-11 tahun harus belajar menenu...

peresean

Apa sih peresean itu ? peresean adalah pertarungan antara dua lelaki sasak (pepadu) yang bersenjata tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (ende). Setiap pemain/pepadu dilengkapi dengan ikat kepala, kain panjang serta bertelanjang dada. Peresean diiringi musik tradisional yang membangkitkan semangat untuk berperang antar pepadu. Pertandingan peresean akan diberhentikan ketika salah satu dari pepadu terluka atau tubuhnya mengeluarkan darah meninggalkan bekas di badan tetapi tidak di dalam hati.Inilah pepadu sasak. Inilah tradisi sasak, budaya sasak yang diikuti oleh seluruh pepadu se-pulau lombok dan masyarakat sasak mempercayai bahwa peresean ini adalah ritual adat yang mujarab, memanggil hujan.  Dalam kebudayaan peresean ini, siapapun boleh menonton baik muda maupun tua dan ini merupakan bentuk kontroversial yang terjadi di dalam tradisi peresean.  Banyak anak-anak yang di bawah umur menggebu-gebu melihat tradisi peresean ini. Merek...