peresean
Apa sih peresean itu ?
peresean adalah pertarungan antara dua lelaki sasak (pepadu) yang bersenjata tongkat rotan (penjalin) dan berperisai kulit kerbau yang tebal dan keras (ende).Setiap
pemain/pepadu dilengkapi dengan ikat kepala, kain panjang serta bertelanjang dada. Peresean diiringi musik tradisional yang membangkitkan semangat untuk
berperang antar pepadu.Pertandingan
peresean akan diberhentikan ketika salah satu dari pepadu terluka atau tubuhnya
mengeluarkan darah meninggalkan bekas di badan tetapi tidak di dalam hati.Inilah pepadu sasak. Inilah tradisi sasak, budaya sasak yang diikuti oleh seluruh pepadu se-pulau lombok dan masyarakat sasak mempercayai bahwa peresean ini adalah ritual adat yang mujarab, memanggil hujan.
Dalam
kebudayaan peresean ini, siapapun boleh menonton baik muda maupun tua dan ini merupakan bentuk kontroversial yang terjadi di dalam tradisi peresean. Banyak anak-anak yang di bawah umur menggebu-gebu melihat tradisi peresean ini. Mereka hanya melihat dan kemudian menyimpan tanpa difilter terlebih dahulu. Apa yang mereka lihat adalah "perilaku kekerasa, kalah dan menang" hanya kulit luar saja yang mereka tau. Anak-anak di bawah umur yang belum siap menerima dan belum mampu
mengelolah apa yang ditonton serta belum matangnya otak (cara berpikir) dan emosional. Mengakibatkan keguncangan pada perilaku anak untuk kedepannya.
Lantas apakah kita melarang anak-anak untuk tidak mengenal tradisinya sendiri khususnya peresean? Tidak!
Lalu bagaiamana cara untuk mengenali tradisi peresean?
Perlu diketahuai bahwa inaq amaq asli sasak sudah mengajarkan anak mereka sejak
kecil apa itu peresean,mengikut sertakan dalam melestarikan tradisi peresean. Sebagai orang tua, tidak harus melarang anak mereka untuk menonton peresean
ini, sebab peresean ini adalah kekayaan yang harus dilestarikan. Yang perlu orang
tua tekankan adalah bagaiamana menceritakan peresean ini, pesan moral yang
terdapat dalam tradisi ini sehingga anak mampu memilah dan mengambil sisi
baik dalam Peresean serta pendampingan dari orang tua hal yang utama.
Attractive!!
BalasHapusKalau di kampung saya namanya Peresean ππ
terimakasih. sepertinya saya salah tulis :D
Hapusya memang banyak orang tua modern sekarang beranggapan bahwa hal semacam itu merupakan bentuk kekrasan yang tidak pantas di tonton oleh anak mereka. padahal semua kebudayaan memiliki nilai dan tujuan yang baik. kalau bukan anak-anak yang melestarikan siapa lagi?
BalasHapusTradisi yang bagus sekali tetapi memang di era modern seperti ini ada saja orang yang beranggapan menyimpang dari arti kebudayaan dan tradisi yang sebenrnya.
BalasHapusBagaimana tanggapan anda mengenai psikologi?
HapusKalian harusnya sangat bersyukur, bisa lahir ditanah yg kaya akan budaya π
BalasHapusBagaimana tanggapan anda mngenai psikologi?
HapusWalaupun gapernah nonton, tapi menurutku bagus, krna dapat memberikan pemahan kenapa anak anak tth tidak baiknya kekerasan. Dan jugak setiap orang memiliki pendapat yg berbeda beda, yg menolak untuk mempertontonkan pertunjukan tersebut kenapa anak anak
HapusMengenalkan budaya kepada anak anak itu perlu sekali, hai bum
HapusMengenalkan budaya kepada anak anak itu perlu sekali, hai bum
HapusAku ika meng
BalasHapusDibeberapa daerah, pereseaan juga dimainkan untuk memanggil hujan ketika kemarau panjang.
BalasHapusMenurut cerita yang pernah saya dengar
HapusOw terimakasih kak atas masukannya kak arman
Hapusdemi janggut Merlin.
BalasHapusKak bayu π
HapusLuar Biasa Karna Kamu Sudh Menuliskannya, meskipun belum relevan dengan Substansi Presean yang seutuhnya. Dan masih terlalu dangkal Esensi yang di tawarkan penulis kepada Pembaca, antara Presean Sebagai Ritual Budaya dan Hubungannya dengan Watak Kemanusiaan Suku Sasak yang masih menjaganya.!
BalasHapusTerimakasih kak, saya akan perbaiki tulisan saya ini dan mmbicrknnya langsung sama kakak heheh
HapusYaps, mari kta buka ruang diskusi.
HapusKebudayaan harus kita jaga. Karena kalo dia luntur atau hilang, Maka hilang pula ciri khas daerah tersebut. Untuk anak anaknya sh boleh menonton mungkin, tapi di dampingi orang dewasa dan di bekali atau dinasehati agar, pesan yang ada dalam tradisi tersebut tidak salah dimaknai oleh anak anak
BalasHapusSatu pendapat ππ
HapusBudaya yang harus di lestarikan, agar anak cucu kita kelak dapat menikmati betapa menegangkannya presean,,
BalasHapusPeresean adalah budaya khas masyarakat sasak, yang harus tetap dijaga dari generasi ke generasi supaya tidak punah, makanya orang tua tidak melarang anak cucu mereka untuk menonton ketika ada peresean, sebab para orang tua yakin bahwa pelajaran yang pertama di ambil dari peresean ialah tentang keberanian..
BalasHapusMenarik, tapi disitu anda mngatakan bahwa org tua suku sasak mengajarkan apa itu presean sjak kecil dengan cara tidak menutup mata dan telinga anak" mereka, tapi beberapa ahli medis mngtakan bahwa kekerasan yang diprtontonkan ke anak anak dapat mmbuat mereka mnjadi pribdi yg pesimis, depresi, memiliki rasa takut yg brlebihan, dan mngganggu prkmbngan otaknya, bgaimana pndapat anda ttg hal itu?
BalasHapusTerimakasih atas komenannya pak wkwk
HapusSudah saya kasih solusi pak π¬orang tua bisa mnjelaskan kepada anaknya dan tntu harus diawasi
Terima kasih informasi ,,sekarang saya lebih tau sejarah tentang presean utu sendiri
BalasHapussukses selalu. kebudayaan yng begitu bagus.nice
BalasHapusWow
BalasHapusNice point of view
BalasHapusMengagumkan,, orang yg bukan asli suku sasak menyukai tradisi presean
BalasHapusPeresean ini jga merupakan media bagi para petarung (pepadu) dlm menguji keberanian, ketangguhan, dan ketangkasan bgi mereka. Walupun ad unsur kekerasan didalamnya, namun Peresean memiliki pesan yg damai dan tidak ad pendendam sesama petarung (pepadu)
BalasHapusIya sebenarnya tradisi presean ini memang diwarisi secara turun temurun sebagai ritual sakral untuk meminta hujan. Tetapi untuk saat ini presean hanya dijadikan sebagai penghibur saja.
BalasHapusKarena bumi sasak ini kaya dengan kebudayaan.
BalasHapusterima kasih informasinya, menambah pengetahuan saya yang minim tentang peresean. :)
BalasHapusPemanggil hujan? Tidakkah syirik?
BalasHapustergantung niat
HapusTetapi kenyataannya dewasa ini, peresean dijadikan sebagai suatu ajang pembuktian kejantanan anak muda khususnya di lombok tengah dan identik dengan ilmu kanuragan atau ilmu kebal. Bagaimana menurut anda?
BalasHapusTidak bisa kita pungkiri, pergeseran makna yang marak terjadi di setiap tradisi.
HapusTidak bisa kita pungkiri, pergeseran makna yang marak terjadi di setiap tradisi.
Hapusmanap, sangat menambah wawasan tentang kebudayaan sasakπ
BalasHapusWah ternyata NTB memiliki kekayaan budaya yaa
BalasHapusBukankah tradisi yg itu berbahaya??
BalasHapusMari lestarikan budaya kita π
BalasHapusMari lestarikan budaya kita π
BalasHapusBagaimanapun, budaya tetap bernilai baik.
BalasHapusSemangat melestarikan budaya
good... bagaimanapun harus tetap melestarikan budaya.
BalasHapuspresean adalah salah satu tradisi yang sangat menarik dan patut untuk tetap dilestarikannya.
BalasHapus